Regrowing the Veggies (2)

Selain tanaman-tanaman di Regrowing the Veggies (1), project regrowing juga akan menyertakan yang berikut. Blog ini berfungsi sebagai buku catatan saya agar saya tidak lupa. *masih fingers crossed

Ubi jalar

  1. Pilih ubi jalar yang bagus, rendam sebagian permukaannya dalam air dan letakkan di tempat yang terkena cahaya matahari.
  2. Ganti airnya secara berkala selang beberapa hari, maka akan muncul tunas.
  3. Setelah tunas mencapai 10 cm, cabut dan rendam ujung tunas dalam air untuk memunculkan akar.
  4. Pindahkan tunas ke tanah jika panjang akar sepanjang 3 cm.

Source: Home Joys

Taoge

  1. Bersihkan segenggam kacang hijau dan rendam dalam air dengan volume air sekitar 2-3 kali banyaknya kacang, rendam selama 8-12 jam.
  2. Buang air rendaman, bilas dengan air baru, dan buang kembali airnya.
  3. Tempatkan kacang di baskom dengan ditutupi kain lembab, letakkan di tempat gelap.
  4. Tiap 12 jam, bilas kacang dengan air baru dan kembalikan ke tempat gelap, kacang akan mulai bertunas.
  5. Taoge siap dipanen dalam 5-7 hari.

Source: Wiki How

Tiap tanaman memiliki kemampuan bertumbuh melalui bagian tubuh masing-masing, seperti base (selada), tops (wortel, nenas), roots (bawang), pit/seed (buah-buahan), stem (basil, rosemary), peel (kentang), dan stalk (jamur). Dengan demikian, objek percobaan regrowing itu tidak terbatas lho.

Seharusnya project regrowing ini tidak sulit, toh modalnya hanya sisa-sisa sayur atau buah yang tidak terpakai, wadah, air, tanah, waktu, dan kesabaran yang tidak terhingga 😛

Other sources: Bees and RosesDon’t Waste The Crumbs.

Regrowing the Veggies (1)

One day, I’ll regrow most of them! *fingers crossed

Selada Romaine, and any varieties of lettuce! lettuce

Kol atau kubiscabbage

Pakcoypakcoy

Daun bawang dan bawang pereigreen-onion

Serai atau serehlemongrass

Bawang merah dan bawang bombayonion

Bawang putihgarlic

Seledricelery

Daun ketumbar atau daun sopcilantro

Basil, mint, dan rosemarybasil

Kentangpotato

Wortel, lobak, beetrootcarrot

Jahe, juga kunyit, kencur, dan lengkuasginger

Cabai atau cabe dan paprikapepper

Tomat, terong, dan sejenisnyatomato

Labu kuningpumpkin

Nenaspineapple

Alpukatavocado

Jamurmushroom

Source: The Food Revolution Network

Rani the Dog

Setiap anjing memiliki naluri dasar berburu, saya tahu sekali. Di rumah, saya memiliki 4 ekor anjing peliharaan. Jika ada tikus atau musang yang berada dalam jangkauan penglihatan mereka, mulai deh atraksi berburunya. Tidak jarang mereka berkomplot menyerang dengan agresif, berlari kencang sambil menggonggong dengan keras. Benda-benda yang mereka lalui jika bukan beterbangan, ya berjatuhan gedebak-gedebuk di lantai 😑

Namun Rani si golden retriever asal Kanada ini berbeda lho, mangsa buruannya bukan ‘musuh’ yang berada di darat. Rani sanggup menghabiskan waktu beberapa lama di danau ditemani potongan-potongan roti. Selagi ikan-ikan mencomot potongan rotinya satu per satu, Rani diam memperhatikan mereka dengan cermat. Hingga saatnya ada ikan yang ada mengincar roti di dekat mulut Rani, Rani langsung menyambar si ikan dengan mulutnya dan berjalan dengan santai ke tepi danau.

Kiranya benar kata orang, kesabaran selalu berbuah manis dan Rani sudah memahami pentingnya melatih kesabaran 😊

Source: MNN

Sue the Dog

Jika biasanya manusia melatih anjing, kali ini justru sebaliknya! Baru pertama kali saya melihat yang seperti ini 😂

Sue adalah seekor anjing jenis border collie asal Belanda yang sangat cerdik. Berbekal bola sepak kesukaannya, anjing ini ‘melatih’ orang-orang yang melewati depan rumahnya untuk bermain bola. Sue melempar bola dengan mulutnya dari halaman melewati pagar ke jalan setapak, kemudian berbaring layaknya tentara dan menunggu. Orang-orang yang lewat akan melemparkan bola kembali ke halaman, dan Sue seketika itu juga bangun, mengejar, dan menangkap bola tersebut. Begitulah permainan lempar tangkap ini terus berulang.

Orang-orang yang lewat itu jelas-jelas dibodohi (Sue) pakai bola 😝

Dan (horeeee!) Sue punya akun YouTube dan Instagram sendiri lho 😌

Source: MNN