Mie Pangsit Ayong 09

Seorang temen SMA sedang mengunjungi kampung halamannya di Binjai setelah lama menetap di Pekan Baru. Biasanya teman saya ini hanya pulang sekali dalam setahun, yaitu pada perayaan Imlek. Kepulangannya kali ini adalah untuk merayakan hari ulang tahun pertama dari anak keduanya. (Hello Vessa! Nice to meet you!)

Sudah saya cermati, di tiap kepulangannya tidak pernah terlewatkan kesempatan menyantap mie pangsit di gerai Mie Pangsit Ayong 09 di Jl. Husni Thamrin (d/h Jl. Bingai).

Di Jl. Husni Thamrin, ada dua gerai Mie Pangsit 09 (baca: “khong kau”, bahasa Hokkien), namun yang lebih saya sukai adalah gerai yang di dalamnya terdapat akuarium besar berisi banyak ikan jurung (bukan gerai yang di samping toko Shelly’s). Alkisah dulu sekali, hanya ada satu gerai yang terletak di Jl. Sudirman, beberapa ruko dari Ramayana Swalayan. Namun terjadi pecah kongsi sejak usaha mie pangsit ini diwariskan kepada dua anak si pemilik, dan lokasi toko juga berpindah ke Jl. Husni Thamrin sampai sekarang.

Gerai Mie Pangsit Ayong 09 memang sangat wahid sekali. Tidak hanya menjadi hidangan pangsit non halal favorit warga Binjai, gerai ini sudah termasyhur di kalangan orang Medan, Kuala, Stabat, dan kota luar lainnya. Pemilik gerai ini juga ramah dan suka bercanda. Didukung dengan pelayannya yang gokil dan tangkas, pesanan kami dengan segera diantarkan ke meja.

Hanya dengan Rp 16.000,- per porsi, kamu sudah bisa menikmati mie / bihun / kwetiao pangsit yang nikmat. Jenis mie-nya juga boleh dipilih apakah menggunakan mie kasar atau mie halus biasa. Yang saya pesan tadi adalah mie pangsit kasar (maaf hasil fotonya kurang bagus, terburu-buru karena lapar, he-he…). Satu porsinya saja sudah mengenyangkan kok. Dan dapat terlihat dalam foto, lauknya juga tidak sedikit. Mie kasarnya malah sampai tenggelam dalam gunungan lauk. Dua potong pangsit rebus, kremesan pangsit goreng, potongan daging char siew dan daging semur tertata di lapisan atas, setengah butir telur semur, sedikit taoge, dan sawi di lapisan tengah.

2016-10-27-22-03-52

Nama 09 sudah terkenal dari duluuuu sekali! Dari cerita mama saya, di masa papa mama saya pacaran, sepulangnya dari kencan pasti selalu membeli pulang beberapa bungkus untuk dinikmati bersama-sama dengan akong dan amah. Wah, itu mah sudah mendekati 40 tahun yang lalu! Eksisnya gerai mie pangsit ini pasti sudah jauh lebih lama lagi dari itu.

Anyway, ini salah satu makanan yang saya rekondasi untuk cicipi jika berkunjung ke kota Binjai 🙂

Writer visited this place on October 27th, 2016.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s