The Confession – John Grisham

Judul : The Confession (Pengakuan)
Penulis : John Grisham
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 688 halaman
Genre : Legal Thriller
ISBN : 978 602 03 0044 3

Sekali lagi John Grisham membuat saya terpana dengan karyanya. Sebelumnya saya sudah pernah membaca karya-karya Grisham yang lain: A Time to Kill, The King of Torts, dan The Street Lawyer. Namun kali ini saya akan mereview The Confession, yang baru selesai saya baca kemarin menjelang tengah malam.

2016-08-23 21.31.54.jpg

Cerita bermula dari kunjungan Travis Boyette ke kantor Keith Schroeder, pendeta Gereja St. Mark di Topeka, Kansas. Dalam kunjungan itu, Boyette memberi tahu Schroeder tentang kasus Donte Drumm, seorang negro terdakwa penculikan, pemerkosaan, dan pembunuhan Nicole Yarber, seorang cheerleader kulit putih di Slone, Texas. Walaupun tanpa ada bukti apapun, Drumm akan segera dieksekusi hukuman mati dalam beberapa hari ke depan. Boyette yang menderita tumor otak stadium akhir tidak dapat menerima bahwa Drumm akan dijatuhi hukuman atas kejahatan yang Boyette lakukan.

Drumm ditangkap sembilan tahun silam, berdasarkan laporan palsu dari Joey Gamble, mantan pacar Nicole Yarber. Selama interogasi oleh Kepala Detektif Departemen Kepolisian Sloan yang berlangsung hingga belasan jam, Drumm disiksa secara lisan dengan perbagai ancaman, kata-kata kasar, dan pembelokan fakta hingga saking lelah dan frustasinya, Drumm terjebak untuk mengakui kejahatan yang dituduhkan kepadanya. Ditambah dengan persekongkolan antara jaksa penuntut umum dan hakim, mustahil menemukan jalan keluar bagi Drumm.

Syukurlah ada Robbie Flak, sang pengacara pembela, yang tetap gigih memperjuangkan kebebasan bagi Drumm mulai dari awal kasus ini muncul, dan Schroeder bertekad membawa Boyette ke hadapan Flak demi kebebasan Drumm. Setelah perjalanan belasan jam dari Topeka ke Sloan, Boyette bertemu dengan Flak dan memberikan kesaksiannya. Mereka juga memperoleh afidavit dari Gamble perihal kesaksian palsunya. Bermodalkan kedua hal tersebut, mereka menyampaikan petisi penundaan eksekusi. Sialnya, petisi ditolak, dan eksekusi tetap dijalankan sesuai jadwal.

Bagi Flak, Drumm yang tidak bersalah telah menjadi korban pembunuhan oleh hukum. Dia tidak akan menyerah berusaha membersihkan nama Drumm. Boyette adalah kunci utama kasus ini. Dia masih memiliki cincin Yarber sebagai bukti, dan hanya dia yang tahu di mana jasad Nicole berada. Flak dan tim beserta Schroeder berhasil menemukan jasad Nicole dengan bantuan Boyette. Bukti-bukti telah lengkap, dan Flak dengan lantang melayangkan tuntutan balasan kepada pihak-pihak yang ikut andil dalam merugikan Drumm.

Disajikan dengan cerita yang agak keras dan kritis, Grisham kembali berhasil mempermainkan perasaan para pembacanya. Berbagai konflik dan intrik yang muncul diceritakan dengan detail. Bahkan jika pembaca buku ini bukan berasal kalangan hukum, tidaklah sulit untuk mencerna jalan ceritanya. Yang patut disayangkan adalah ending dari buku ini. Menjelang bab terakhir, isinya tidak seimpresif yang diharapkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s